Information

Alat Musik Tradisional yang Mendunia (Part 2)

Sebelumnya kita sudah membahas beberapa alat musik tradisional yang mendunia part 1. Ketiga alat musik tradisional tersebut, meskipun terkenal di luar dan di dalam negeri, tetap saja tidak semua toko alat musik biasa menyediakannya. Jarangnya orang yang mau membeli dan belajar untuk memainkannya adalah salah satu penyebab toko alat musik banyak yang tidak mau menyediakannya.alat-musik-tradisional-yang-mendunia-part-2

Sama seperti beberapa alat musik yang sebelumnya telah dibahas, beberapa alat musik berikut ini juga sangat jarang kita temui di toko alat musik. Berbagai alat musik ini tidak berasal dari daerah Jawa, melainkan dari luar pulau Jawa. Apa sajakah itu?

  • Sasando

Alat musik ini termasuk ke dalam jenis alat musik petik. Berasal dari daerah Rote, Nusa Tenggara Timur. Pada awalnya, alat musik ini bernama sasandu, yang artinya getar atau bunyi. Akan tetapi, saat ini lebih dikenal dengan nama sasando. Untuk bentuknya sendiri menyerupai kecapi, hanya saja terbuat dari bambu dan daun lontar, sementara dawainya sendiri dibuat dari kawat yang cukup halus. Alat musik ini mengeluarkan bunyi yang sangat merdu.

  • Saluang

Alat musik ini berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Bentuknya hampir menyerupai suling, dan memang termasuk kedalam alat musik jenis seruling. Hanya saja, yang membedakannya dengan suling dari daerah Jawa Barat yaitu, Saluang hanya memiliki 4 buah lubang saja. Untuk memainkannya juga dibutuhkan sebuah teknik khusus, dan tidak boleh sembarangan agar suara yang dikeluarkan merdu dan enak didengar. Peniup saluang harus mampu untuk meniup saluang dan menarik napas secara bersamaan. Sebab, saluang akan dimainkan secara full atau penuh satu lagu dari awal hingga akhir, tanpa memberi kesempatan peniup saluang mengambil napas. Inilah yang menyebabkan pemain alat musik ini harus benar-benar terlatih sebelum memainkannya dalam sebuah pertunjukkan.

  • Tifa

Alat musik ini bersasal dari Maluku dan Papua. Bentuknya menyerupai kendang atau gendang, dan memiliki beberapa ukuran. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipukul atau ditabuh. Tifa terbuat dari batang pohong yang dikosongkan bagian tengahnya, kemudian dikeringkan. Setelah itu, salah satu sisinya ditutup dengan kulit rusa yang dipercaya dapat mengeluarkan suara kencang dan merdu. Untuk warna dari alat musik ini sendiri, biasanya akan dihias dengan berbagai warna khas Maluku atau Papua.

Bagaimana, diantara seluruh alat musik yang sudah disebutkan, adakah yang sudah pernah mencoba untuk memainkannya? (Vita)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s