Review · technology

Flashdisk VS Harddisk

Meskipun sudah mulai banyak yang tertarik menyimpan data dalam akun cloud Indonesia miliknya, kenyataannya masih banyak juga yang memiliki media penyimpanan lain. Alasannya? Karena koneksi internet di Indonesia masih tergolong lambat atau kurang stabil, dan memiliki tarif yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan negara lain. Inilah yang membuat mereka memilih untuk melakukan backup atau menyimpan data mereka di media penyimpanan lainnya. Jadi, jika suatu saat nanti mereka membutuhkan datanya dan tidak ada koneksi di lokasi tersebut, hal ini bukanlah masalah.Flashdisk VS Harddisk fix

Ada beberapa jenis media penyimpanan data yang umum digunakan, namun yang paling umum adalah flashdisk dan harddisk. Pemilihan media yang akan digunakan, biasanya bergantung pada kebutuhannya. Dan, karena kedua media ini bisa saling melengkapi, maka banyak juga yang menggunakan keduanya.

  • Flashdisk

Ukurannya cukup kecil dan praktis untuk dibawa kemanapun. Tidak hanya itu, bentuknya yang semakin beragam membuat banyak orang semakin tertarik untuk menggunakannya. Misalnya saja, flashdisk berbentuk gelang, liontin kalung, atau flashdisk berukuran sangat kecil dengan bentuk karakter berbagai kartun atau anime. Tidak hanya itu saja, kapasitas penyimpanan alat inipun semakin hari semakin besar, sementara harganya semakin terjangkau. Jadi, kita tidak perlu lagi mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk memilikinya.

Alat ini juga cenderung aman dan tidak mudah rusak (tergantung kualitas). Sudah banyak sekali orang yang tanpa sengaja ikut mencuci alat ini karena lupa masih berada dalam kantong celana atau baju. Namun, alat ini masih aman dan bisa digunakan. Asalkan, kita harus benar-benar memastikan bahwa flashdisk sudah benar-benar kering sebelum menggunakannya.

  • Harddisk

Dari segi ukuran bentuk dan kapasitas, jelas harddisk lebih daripada flashdisk. Harddisk ini maksudnya adalah harddisk eksternal. Ada dua jenis harddisk eksternal yang sering digunakan, pertama adalah harddisk eksternal yang sebenarnya, dan kedua adalah harddisk internal laptop yang dipasang casing dan kemusdian menjadi harddisk eksternal. Untuk kapasitas penyimpanannya ada beragam pilihan, namun yang saat ini banyak digunakan yaitu antara 1TB (1 Terabyte) hingga 2TB (2 Terayte).

Dari sisi sensitivitas kerusakannya, alat ini cenderung lebih sensitif dibandingkan dengan flashdisk. Alat ini tidak boleh terkena benturan, basah, terlalu panas, dan berbagai hal lainnya. (Vita)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s