Parenting · technology

Anak Tahun 90 Kasihan? Tentu tidak

Anak-anak jaman sekarang, mungkin merasa anak tahun 90-an itu kasian. Karena, ditahun itu Internet Cepat masih sangat mahal, sehingga tidak semua orang bisa mengaksesnya. Bahkan, ponsel yang pada jaman itu belum smartphone juga harganya sangat mahal, jadi nggak mungkin anak-anak jaman itu menghabiskan waktunya dengan bermain ponsel sepanjang hari.Anak Tahun 90 Kasihan Tentu tidak

Lalu, apa benar anak jaman dulu menyedihkan? Pastinya tidak. Malahan, anak jaman dulu lebih bahagia daripada anak jaman sekarang. Mau tahu kenapa? Nih, beberapa alasannya.

  • Coba ingat, pasti banyak dari kalian yang begitu menantikan datangnya hari Sabtu, karena cuma di hari itu saja kalian boleh main keluar bersama teman pada malam hari. Anak-anak ini akan memanggil teman-temannya untuk ikut keluar dan bermain bersama. Meskipun terkadang, yang dilakukannya hanya duduk bersama dan saling bertukar cerita. Yah, walaupun mungkin beberapa anak yang memang diberi kebebasan oleh orangtuanya untuk bermain tanpa mempedulikan hari, tidak akan pernah merasakannya.
  • Tidak hanya saat hari Sabtu saja loh. Terkadang, saat mati listrik juga menjadi saat yang menyenangkan bagi beberapa anak. Karena, pada saat mati listrik itu mereka boleh bermain keluar rumah bersama teman-teman. Meskipun tidak berada jauh dari rumah dan tidak benar-benar memainkan suatu permainan, namun saat berkumpul dengan teman menjadi saat yang menyenangkan.
  • Bermain petak umpet, galaksin (bisa berbeda pada beberapa daerah), tak jongkok, atau berbagai permainan tradisional lainnya. Hampir semua anak tahun 90-an tahu dan rutin memainkannya setiap minggu bersama teman-teman. Dalam berbagai permainan ini, anak secara tidak langsung akan belajar bagaimana bermain sportif, jujur, dan mau untuk menerima kekalahan. Untuk anak yang umurnya dianggap masih terlalu kecil, biasanya dijadikan anak bawang. Artinya, mereka diajak bermain, namun tidak berpengaruh pada permainan.
  • Hampir semua permainan tradisional yang dimainkan oleh anak tahun 90-an menuntut mereka untuk aktif bergerak. Artinya, tanpa menyuruh mereka untuk rajin berolahraga saja, mereka sudah sangat aktif bergerak.
  • Mereka akan kesepian ketika tidak ada teman yang bisa diajak bermain. Tahu kenapa? Karena semua permainan yang mereka mainkan, membutuhkan beberapa peserta. Sehingga, mereka akan dituntut untuk mampu beradaptasi dan bersosialisasi dengan baik, agar tidak kesepian. Selain itu, mereka juga dituntut untuk mampu bersikap baik dan saling menghargai antar teman, agar mereka selalu memiliki teman untuk dapat diajak bermain.

Jadi, masih mau bilang anak tahun 90-an kasihan karena belum aktif menggunakan internet cepat? (Vita)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s